Dekanat Hukum Kembali Batasi Jumlah Penonton Debat Cakahim dan Calon MPM

Suasana debat cakahim dan calon MPM fakultas hukum di ruangan 2305, Kamis (23/04). MP/ Kristiana Devina Suasana debat cakahim dan calon MPM fakultas hukum di ruangan 2305, Kamis (23/04). MP/ Kristiana Devina

STOPPRESS MP, UNPAR – Jumlah penonton untuk debat Calon Ketua Himpunan (Cakahim) dan Calon Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) fakultas hukum kembali dibatasi oleh pihak dekanat. Debat yang berlangsung di ruangan 2305 pada Kamis (23/4) dibatasi hanya untuk 100 penonton.  

Dekan fakultas hukum Bayu Seto, mengatakan bahwa adanya peraturan mengenai pembatasan jumlah pengujung yang hadir adalah untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan. “Kondisi gedung kita kan sudah tua, jadi tidak mungkin menampung supporter dengan jumlah besar,” kata Bayu ketika ditemui seusai debat, Kamis (23/4).

Salah satu penonton debat Hiram Syafa (FH 2012), berpendapat bahwa peraturan batas peserta itu harus diubah. “Seharusnya kuota 100 kursi nggak usah dibagi 25 setiap manager kampanye calon,” ujar Hiram saat ditemui seusai debat. Menurutnya dekanat harus memberi kesempatan bagi 100 mahasiswa yang objektif untuk menilai kapasitas calon.

Sementara itu, Michelle Yosefanny mengatakan bahwa debat seharusnya diselenggarakan di tempat yang lebih luas. “Kenapa nggak dibuat di plaza himpunan aja?,” kata Michelle. Mahasiswa Hukum angkatan 2012 ini juga mengatakan dengan dibatasinya jumlah pengunjung ini mengakibatkan tidak semua mahasiswa fakultas hukum dapat melihat dan menilai calon.

Serupa dengan pelaksanaan debat tahun sebelumnya, debat Cakahim dan Calon MPM hukum tahun ini pun berlangsung tertib dan tidak ditemui adanya keributan. Jumlah penonton yang tahun lalu dibatasi 150 kursi, sekarang dikurangi menjadi 100 kursi. (Penonton Debat Cakahim dan Calon MPM Hukum Dibatasi 150 Orang)

VERONICA DWI LESTARI, KRISTIANA DEVINA

Related posts

*

*

Top