Dekan FTIS : Sayang Bila Pesta Demokrasi Beda Hari

STOPPRESS MP, UNPAR – Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (FTIS), Paulus Cahyono Tjiang, menyayangkan bila pesta demokrasi dilaksanakan dalam waktu yang berbeda.

 “Kurang tepat bila pesta demokrasi dilaksanakan dalam hari yang berbeda, seharusnya sama”, ujar Paulus saat diwawancara MP di kantornya pada dari senin (22/4). Pernyataan Paulus tersebut sehuungan dengan dipindahkannya waktu Pemilu untuk FTIS menjadi hari senin (22/4) dan rabu (24/4) serta untuk FTI menjadi hari selasa (23/4) dan rabu (24/4).

Paulus sendiri berpesan untuk penyelenggaraan selanjutnya agar pihak penyelenggara PUPM memberikan surat edaran resmi untuk tiap fakultas. Hal ini disebutkan agar pihak dekanat bisa mencocokkan tanggal dan tempatnya. “Biar kita pun lebih aware (waspada, Red.)”, ucap Paulus.

Akan tetapi, Paulus juga menganggap kurang bijaksana jika pengunduran berlaku untuk seluruh fakultas karena pengumuman tentang tanggal telah terpampang. “Nanti kasihan dengan mahasiswa yang sudah menyiapkan jadwal kosong pada hari itu untuk memilih”, jelas Paulus. “Begitu diundur nanti jadwalnya jadi mesti diatur lagi”, lanjutnya.

(Noorhan Firdaus/ Charlie)

Related posts

*

*

Top