Debat Capresma-Cawapresma Berlangsung Tidak Menarik

“Acara nya kurang menarik, tidak ada tense yang terasa di acara ini..”

Begitulah kesan dari Heruka, Mahasiswa program studi Akuntansi Universitas Parahyangan mengenai acara debat calon Presiden-Wakil Presiden Mahasiswa pada Selasa (13/4). Acara yang di adakan di Gedung Serba Guna UNPAR ini di hadiri oleh berbagai kalangan mahasiswa. Suasana sempat terlihat cukup meriah diawal acara.

Acara dibuka dengan kedua calon Presiden Mahasiswa yang menyampaikan visi & misi nya masing masing di awal acara. Dimulai dengan Calon Presiden Mahasiswa no. Urut 1, Faozan & Ardi dengan visi utama nya mengembangkan LKM yang terbuka, bertanggung jawab, dan mamou bersinergi dengan Universitas sebagai sarana pengembangan karakter mahasiswa berdasarkan semangat Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti, dengan misi mengembangkan LKM menjadi salah satu sarana yang mampu merangkul Mahasiswa dan bersama komponen Unpar untuk mengembangkan karakter mahasiswa sesuai dengan potensi nya. Lalu di lanjutkan oleh CaPresMa no. urut 2, Petra & Bobby dengan jargon nya utama nya, PRO peduli, realistis dan objektif.

Setalah menyampaikan visi & misi, lalu diadakan sesi tanya jawab oleh panelis dan penonton. Suasana semakin merenggang di sesi ini, terlihat berkurang nya antusias para mahasiswa dengan meninggalkan Gedung Serba Guna satu persatu. Hal ini antara lain disebabkan oleh minimnya kesempatan untuk para penonton yang ingin mengajukan pertanyaan. “Sesi tanya jawab di batasi oleh topik, dan tidak terasa nya kebebasan untuk bertanya kepada tiap CaPresMa, dan debat pun terlihat lebih ke talk show bukan debat ” lanjut Heruka yang mengeluhkan pilihan topik – antara lain mengenai SPKM, koordinasi PM Unpar Ciumbuleuit dan PM Unpar Nias- yang tidak menyentuh isu yang masih belum tuntas, mengenai kedaulatan mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa bahkan menyebutkan adanya diskriminasi panitia terhadap penonton yang ingin mengajukan pertanyaan. “Ada beberapa orang yang sengaja tidak diberikan kesempatan untuk bertanya, terutama pada sesi terakhir tanya jawab.” Kata sumber MP yang tidak ingin disebutkan namanya.

Rangkaian PUPM akan mencapai puncaknya saat pencoblosan pada tanggal 28 April. (Awfi)

Related posts

*

*

Top