Debat Calon Ketua HMPSTI : “Partisipasi Mahasiswa Tidak Hanya Pada Kepanitiaan Saja”

Debat Calon Tunggal Ketua  HMPSTI Periode 2016/2017 dok. MP Debat Calon Tunggal Ketua HMPSTI Periode 2016/2017 dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – “Partisipasi yang saya harapkan tidak terbatas pada partisipasi pada kepanitaan saja,” ucap Henry Winarta (Teknik Industri 2014) selaku calon tunggal Ketua Himpunan Program Studi Teknik Industri (HMPSTI). Pernyataan itu diungkapkan Henry ketika menjawab pertanyaan mengenai visi untuk membangun budaya partisipasi dari Robby Chong (Ketua HMPSTI periode 2014-2015) selaku panelis.

Menurut calon yang mengusung visi sistematis, akomdatif, dan partisipatif, partisipasi mahasiswa TI diperlukan untuk membangun himpunan yang kuat. Namun, ia juga menambahkan bahwa partisipasi yang dimaksud lebih luas dari hanya sekadar kepanitaan. “Selain tenaga, mereka juga memberikan pemikiran, aspirasi, dan ide mereka untuk kemajuan HMPSTI.” tambahnya.

Selain itu, Yohanes Kevin (Ketua HMPSTI Periode 2015-2016) selaku panelis juga menanyakan mengenai upaya yang dilakukan guna menjadikan HMPSTI lebih baik lagi. Henry pun menekankan budaya partisipatif sebagai salah satu jawaban mengenai hal itu. Disamping itu, sebagai bagian dari upaya membangun budaya partisipasi, ia menjanjikan adanya respon yang baik terkait aspirasi mahasiswa. “Saya berjanji bahwa HMPSTI akan selalu mempertimbangkan dan akan menindaklanjuti aspirasi teman-teman sekalian,” ucapnya.

Gema Satrio (Teknik Industri 2012) selaku penonton pada debat itu menyambut baik gagasan-gagasan yang diberikan oleh Henry. Menurutnya, Henry sudah cukup memahami sistem dan fungsi yang terdapat pada himpunan. “Karena penekanan saya kan himpunan itu menghimpun. Itu berarti bukan mengerjakan progam kerja, melainkan. fungsi utamanya adalah advokasi dan aspirasi,” ucapnya.

Debat Calon Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri berlangsung pada Senin (18/4) di Gedung 10 lt.1. Adapun debat terbagi menjadi tiga sesi yang terdiri dari pertanyaan dari panelis dan penonton serta studi kasus. Meskipun, hanya terdapat calon tunggal, tidak sedikit penonton yang mengikuti sesi debat dari awal hingga akhir.

VINCENT FABIAN

 

Related posts

*

*

Top