Debat Cakahim Teknik Kimia: Merombak Mekanisme Pembinaan Terdahulu

Logo HMPSTK. dok./HMPSTK

STOPPRESS, MP – Pada debat calon ketua himpunan (cakahim) Teknik Kima yang belangsung Senin (16/4), Eduardliu selaku Cakahim Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia menjelakan konsep pembinaan yang akan diangkat, yaitu pembinaan dengan jenis mentoring .

Eduard sebagai calon tunggal menjelaskan bahwa dirinya akan mengusung jenis pembinaan “mentoring” dimana mahasiswa angkatan 2017 akan menjadi mentor bagi mahasiswa baru 2018. Pembinaan ini sifatnya diluar struktur HMPS yang biasanya ada di bawah divisi kemahasiswaan. Rencananya pembinaan ini akan dilakukan dari sebelum hingga puncaknya pada acara TATK.

“Suatu perubahan yang ingin saya bawa adalah jika sebelumnya ring 1 HMPSTK membawa nilai-nilai yang ingin diberikan pada mahasiswa baru hanya mengandalkan ring 1 TATK dari angkatan tersebut,” ujarnya. Edward juga menjelakan yang berbeda dari periodenya adalah Ia akan membentuk mentor-mentor dimana mahasiswa baru akan dibina yang sifat pembinaannya tidak menanamkan tugas-tugas namun lebih ke forum diskusi dan sharing.

Perubahan ini diusung karena menurut Eduard selaku cakahim selama ini HMPSTK cenderung menyamaratakan karakter angkatan baru dengan approach yang sama seperti membina dengan keras. Padahal mahasiswa baru punya karakter yang beragam yang belum tentu cocok dengan standarisasi karakter tersebut. Diharapkan dengan adanya mentor-mentor HMPSTK dapat lebih mengenal mahasiswa baru secara personal.

Mentor-mentor tersebut akan diketuai oleh seorang ketua tim penbinaan yang bertanggungg jawab kepada wakil internal. Harapannya angkatan 2017 nanti dapat membimbing mahasiswa baru 2018 sampai ke TATK sehingga nantinya angkatan 2018 pun dapat meneruskan value kekeluargaan yang ada dalam Teknik Kimia kepada angkatan selanjutnya.

JESSICA WINARTO

 

*

*

Top