Debat Cakahim Dan Calon MPM Fakultas Hukum Berjalan Lancar

STOPPRESS MP, UNPAR – Debat kandidat calon Ketua Himpunan (Kahim) Fakultas Hukum dan para calon Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) perwakilan Fakultas Hukum yang berlangsung pada Rabu (24/04) di ruang 2305 berjalan lancar tanpa adanya perkelahian dari para pendukung kandidat.

 “Awalnya saya takut terjadi apa-apa (perkelahian -red), tapi ternyata tidak. Menurut saya acara ini cukup positif, dapat dilihat dari aspirasi-aspirasi mahasiswa yang muncul dalam acara debat ini”, ujar Anne Safrina selaku Wakil Dekan II.

Menurut Anne , acara debat kali ini perlu dilakukan kembali melihat dari respon positif yang diberikan mahasiswa yang hadir. Mengenai kekurangan dari acara debat kali ini, Anne berpendapat dari segi waktu. Hal ini disebabkan karena debat diadakan pada pukul 5 sore sehingga menyebabkan banyak mahasiswa mengantuk. “Terlihat kan ya semangat mahasiswa dalam menyampaikan asipirasi, tadinya semangat semakin malam semakin menurun.” Tambah Anne.

Kepuasan terhadap acara debat kandidat fakultas hukum juga disampaikan oleh Vito selaku Ketua Pemilihan Umum Fakultas (KPU-F) Hukum, meskipun dirinya mengakui terdapat beberapa kendala. “Dengan terlaksananya acara ini sudah cukup puas,secara  teknis berjalan dengan baik dan lancar. Kendalanya kami tidak bisa menampung  sejumlah seluruh mahasiswa hukum”.

Mengenai proses debat para kandidat, Vito menyatakan bahwa perbedaan pendapat jelas harus ada dalam perdebatan, terutama untuk melihat kandidat jelang Pemilihan Umum. “Untuk perbedaan ideologi atau pendapat memang harus ada dalam perdebatan, tapi saya harapkan perkelahian fisik seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terjadi lagi. Dan untungnya tahun ini tidak ada perkelahian”tambah Vito ditemui setelah selesai acara debat.

Acara debat kandidat kali ini dibagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama yaitu pemaparan visi dan misi para calon ketua himpunan dan calon MPM. Sesi kedua pertanyaan-pertanyaan dari KPU pusat dan KPU fakultas yang diajukan kepada para calon. Sesi ketiga adalah sesi debat silang  calon Kahim serta calon MPM, dimana para calon diberikan satu kasus dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu tim pro dan kontra. Sesi terakhir yaitu sesi ke-empat adalah sesi tanya jawab yang diberikan oleh rekan mahasiswa kepada calon Kahim dan calon MPM.

“Visi dan misi para kandidat tadi bagus-bagus, dengan adanya acara ini kita jadi mengetahui mereka (para kandidat -red) akan menuangkan apa saja untuk fakultas hukum.Mungkin harus ada forum yang lebih besar dan diadakan pada jam siang agar dihadiri banyak mahasiswa” ujar Saida salah satu mahasiswa fakultas hukum yang  juga hadir dalam acara debat kandidat.

KRISTIANA DEVINA, VERONICA DWI LESTARI | LINTANG SETIANTI

Related posts

*

*

Top