Cinepar Kemas Isu Hubungan Internasional Melalui Film dan Literatur

elompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) pada Jumat lalu (3/5) mengadakan festival film dengan nama Cinema Paradiso (Cinepar) yang dilaksanakan di ruang audio visual gedung 3. Dok/ MP elompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) pada Jumat lalu (3/5) mengadakan festival film dengan nama Cinema Paradiso (Cinepar) yang dilaksanakan di ruang audio visual gedung 3. Dok/ MP

STOPPRESS, MP UNPAR –Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) pada Jumat lalu (3/5) mengadakan festival film dengan nama Cinema Paradiso (Cinepar) yang dilaksanakan di ruang audio visual gedung 3. Acara ini memutarkan beberapa film pendek dan juga terdapat pembacaan puisi oleh beberapa peserta.

“Kami ingin menyediakan diskusi seputar isu Hubungan Internasional (HI) dalam media film dan literatur,” dikatakan Stefanie Winarko selaku ketua pelaksana Cinema Paradiso.

Setelah pemutaran film, juga terdapat diskusi dengan M. Rizky Maulana, produser film ‘Jihad Selfie’ serta direktur Konfisien Production, Alex Sihar. Kemudian dilanjut dengan ‘Sajak Senja’, pembacaan puisi oleh mereka yang mendaftar sebelum acara.

“Ini berasal dari ALF (Analisi Literatur dan Film), ‘Sajak Senja’ merupakan esensi dari analisis literatur,” tutur Stefanie ketika menjelaskan mengapa ada pembacaan puisi ditengah-tengah festival film

Cinepar, yang tahun-tahun sebelumnya dikenal dengan Cinefest membawa tema Retro-Futuristic. Stefanie mengungkapkan memilih tema tersebut karena semua masa ada interkonektivitasnya, dari masa lampau, masa kini hingga masa depan.

Pemilihan film pendek dalam Cinepar serta lokasi yang kini diadakan di audio visual gedung 3 juga merupakan hal yang membedakan dari Cinefest  tahun lalu, dimana ketika itu film panjang dipilih dan acara dilangsungkan di Institut Francais Indonesia (IFI).

“Kita milih film pendek karena taun lalu orang-orang lebih tertarik dengan film pendek,” dikatakan Stefanie ketika ditanya alasan lebih memilih film pendek pada tahun ini.

Selain kedua hal tersebut, pengadaan lomba movie review dan pemberian penghargaan untuk pembaca Sajak Senja juga membuat Cinepar tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Film yang ditayangkan dalam Cinepar antara lain Another Trip to the Moon, Refugees, Jihad Selfie, The New Politics, dan 2775 dan terbagi sesuai dengan tema acara yaitu past,present,future.

MIFTAHUL CHOIR

Related posts

*

*

Top