Cecilia : Masalah kemahasiswaan Urusannya Romo Tarpin

STOPPRESS MP, UNPAR – Menanggapi Peraturan Organisasi Kemahasiswaan (POK) yang layak batal demi hukum, Cecilia Lauw selaku rektor Unpar periode 2006 – 2011 mengaku dirinya tidak mengetahui secara detail permasalahan yang ada di dalam POK.

“Saya tidak terlalu menyimak karena saya masih ada banyak urusan lain yang harus diselesaikan saat itu, maka saya serahkan masalah kemahasiswaan ke Romo Tarpin”, kata Cecilia saat ditemui MP di ruangannya pada hari jumat(30/11).

POK ini diberlakukan pada tahun 2008 dan ditandatangani oleh Cecilia selaku rektor pada saat itu. “Saya bertanggung jawab karena saya yang tanda tangan, tapi masalah pembentukan tanya ke Romo Tarpin dan Ros maida yang membantunya”, ungkapnya. Pada saat itu Romo Tarpin adalah Pembantu Rektor 3 bidang kemahasiswaan dan Ros Maida adalah ketua Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK). Keduanya masih menjabat hingga sekarang.

Cecilia juga menambahkan bahwa POK ini dalam penyusunannya telah dirundingkan bersama MPM dan LKM pada masa jabatan 2007-2008 dan juga dengan bantuan salah satu dosen Fakultas Hukum Unpar sebagai ahli hukum. Ketika MP mengonfirmasi dosen hukum yang bersangkutan, Cecilia mengaku lupa namanya.

Berita sebelumnya terkait POK yang layak untuk batal demi hukum bisa diakses di:

http://mediaparahyangan.com/batal-demi-hukum/2012/11/

 

(Charlie Echon)

 

Related posts

One Comment;

  1. musyarofah said:

    dipimpong aja terus, giliran nagih duit semesteran galaknya bukan maen

*

*

Top