Opini articles

Ma'ruf Amin bersama Joko Widodo

Cawapres Ma’Ruf Amin: Berpotensi Timbulkan Narasi Diskriminatif pada Politik Indonesia

Cawapres Ma’Ruf Amin: Berpotensi Timbulkan Narasi Diskriminatif pada Politik Indonesia

Pada tanggal 9 Agustus 2018, Presiden Joko Widodo telah resmi memilih K.H Ma’ruf Amin sebagai pasangannya menjadi cawapres untuk menghadpai pilplres 2019. Hal ini sekejap membuat masyarakat sangat terkejut karena masyarakat selama ini ber-spekulasi bahwa yang akan mendampingi Jokowi di tahun 2019 adalah Mahfuf MD. Keputusan ini juga membuat banyak orang, terutama pendukung Jokowi itu

PROK 2018: (Akan Jadi) Fase Baru Mahasiswa Unpar

EDITORIAL, MP –Tanggal 5 September 2018, tim penyusun Peraturan Rektor tentang Organisasi Kemahasiswaan (PROK) mengeluarkan draf yang dapat diakses oleh mahasiswa. PROK 2018 yang dibuat oleh tim penyusun sejak bulan Mei 2018 tersebut akan menggantikan PROK 2008. Peraturan yang mengatur kegiatan organisasi kemahasiswaan ini akan mengubah struktur PM Unpar secara umum, dari nama lembaga sampai

MILITER VS POLRI? INDONESIA VS PKI?

Siapa yang tidak tahu dengan peristiwa G30 S/PKI? Sebuah peristiwa yang kelam terjadi di Indonesia. Bila kita melihat kembali mengenai peristiwa tersebut, banyak sekali pandangan yang muncul akibat dari peristiwa tersebut. Ada perspektif yang mengatakan bahwa peristiwa G30 S/PKI  ini adalah mengenai adanya keikutsertaan para panglima tinggi militer yang terlibat di dalam kaum komunis di

Eksistensi Radio di Zaman Digital

Radio Republik Indonesia (RRI) yang berdiri tanggal 11 September 1945 telah memasuki usia yang ke-73 pada tahun ini. Hari lahir RRI inilah yang dirayakan sebagai hari RRI nasional. Dalam rangka memperingati hari RRI nasional, UKM Unpar Radio Station mengirimkan pendapat mereka tentang eksistensi radio di zaman digital.   Radio di masa kini itu eksistensinya mulai tergeserkan

Munir, Cahaya Yang Tak Pernah Padam

Mereka berebut kuasa, mereka menenteng senjata, mereka menembak rakyat, kemudian mereka bersembunyi di balik ketek kekuasaan. Apa kita biarkan mereka untuk gagah. Mereka gagal untuk gagah. Mereka hanya ganti baju, tapi dalam tubuh mereka adalah sebuah kehinaan. Sesuatu yang tidak bertanggung jawab. Sesuatu yang mereka bayar sampai titik manapun. Bagaimana seorang pahlawan mesti dikenang? Saya

14 Tahun Pembunuhan Munir

Dalam rangka memperingati 14 tahun pembunuhan Munir, Media Parahyangan menerima berbagai kontribusi dari para pembaca. Berikut ini adalah kiriman dari Nins, seorang mahasiswa Unpar yang mendiskripsikan dirinya dengan Rebel at Heart, Raise the Voice. Karya ini menekankan pada perjuangan Munir yang tetap akan kita ingat sebagai perjuangan melawan kekuasaan. Keberanian dan kegigihan Munir menjadi bahan bakar

Menanti Kedaluarsanya Janji Rezim di 14 Tahun Kematian Munir

Hari ini, 7 September 2018 menjadi pertanda bahwa suatu janji politik untuk menuntaskan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di masa lalu bakal segera menjadi sebuah isapan jempol belaka. Meskipun peristiwa yang menimpa Munir Said Thalib tidak disebut dalam daftar program unggulan yang disuguhkan sebelum rezim berkuasa pada 2014 lalu, komitmen pemerintah untuk menghormati dan

Kita, Budak Yang Tidak Sadar Sedang Diperbudak

23 Agustus diperingati sebagai hari internasional untuk mengenang perdagangan budak dan penghapusannya. Sejarah yang panjang akan perdagangan budak di Haiti akhirnya berakhir pada 23 Agustus 1791 setelah masyarakat Haiti melakukan perlawanan. Untuk itulah setiap 23 Agustus dunia memperingati hari itu. Sejarah telah tercatat, namun perbudakan tidak bisa hilang begitu saja. Menurut laman freetheslaves.net, sekitar sepuluh

Mahasiswa Masih Melihat, Mendengarkan dan Mengingat: Kamu Mahasiswa?

Tulisan ini berawal dari kekecewaan terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa (PUPM) 2018. Terdapat fenomena yang menggelitik hingga terlahirnya tulisan dari hati seorang mahasiswa. Suatu upaya penerapan demokrasi yang malah menimbulkan tanya terhadap pengertian demokrasi itu sendiri. Dalam judul, melihat artinya sadar akan apa yang sedang terjadi. Mendengarkan artinya mau terbuka pada tingkat kepekaan yang

Teori Saja Tidak Cukup

Kampus itu lingkungan teoritis. Menjadi nyata sejauh masuk dalam lingkungan praktik. Pada titik inilah ada keseimbangan antara aspek teoritis di ruang kelas dan aspek praksis di ruang nyata bermasyarakat. Berpaling ke Marz Wera, ‘’Dunia intelektual adalah dunia yang dinamis. Ia tidak statis. Dunia intelektual tidak hanya bergerak dalam konsep belajar di ruang kelas, tetapi terus

Top