Capresma Ketahuan Menyontek, Fakultas Hukum Belum Mempertegas Sanksinya

stoppress mp - Tanggapan mahasiswa / Veronika stoppress mp - Tanggapan mahasiswa / Veronika

STOPPRESS, MP Unpar –  Ibrahim Risyad ZWK yang tidak lain adalah capresma tunggal unpar telah menghadap WD I Fakultas Hukum untuk memenuhi panggilan peringatan kedua dan telah mengakui perbuatannya mencotek pada saat UTS. Akan tetapi, untuk saat ini fakultas masih belum bersedia untuk memberitahu sanksinya secara jelas dan konkrit.

“Ini dunia pendidikan, keputusan membutuhkan proses dan hal tersebut akan berupa tindakan yang mendidik dan menyadarkan dia supaya dia tidak lagi melakukan hal tersebut”, kata Joni Minulyo ketika dimintai keterangan oleh MP (16/4/2014) pasca capresma unpar tersebut telah memenuhi panggilan kedua yang diperuntukkan untuk dirinya pada hari jumat 11 April 2014 lalu.

Joni minulyo masih enggan memberi keterangan yang jelas mengenai sanksi yang akan diberikan akan tetapi beliau mengatakan, “kita tetap menjatuhkan sesuatu akan tetapi masih terlalu dini kalau sekarang diberi tahu, nanti ketika NA (nilai akhir) sudah dapat di akses dan dilihat oleh yang bersangkutan baru dia tahu”.

Ia juga menegaskan bahwa fakultas tidak melihat siapa mahasiswa yang bersangkutan, sehingga tidak ada relevansi bagi pihaknya untuk mencampuradukan antara bidang akademik dan kemahasiswaan. “Mahasiswa bebas beropini dan memiliki sikap masing-masing. Yang jelas ini adalah pelanggaran norma akademik, kita tidak akan publish sanksinya sekarang. Nanti yang bersangkutan cek nilai akhir saja lah”, kata Joni.

Ketika Ibrahim Risyad dimintai keterangan, Joni menambahkan “dia mengaku stress ketika sudah mengkarifikasi peristiwa tersebut , hanya ini tidak mudah kita melakukan tindakan ini dengan maksud supaya orang itu sadar dan tidak melakukan lagi juga pelajaran bagi mahasiswa yang lainnya” ujarnya.

RIGINA HANDAYANI

Related posts

*

*

Top