BKA Menilai Pencopotan Keanggotaan UKM Berlebihan

Unpar Bebas dari Rokok / dok. PM Unpar Unpar Bebas dari Rokok / dok. PM Unpar

STOPPRESS MP, UNPAR – John Marsusi selaku Kepala Biro BKA menilai pencopotan keanggotaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) oleh Paulus Sukapto selaku Wakil Rektor III akibat merokok di sekretariat UKM berlebihan. Ia pun mengakui bahwa tidak tahu menahu mengenai mahasiswa yang dikeluarkan dari keanggotaan.

“Saya rasa tidak harus sampai dikeluarkan” tegasnya saat diwawancarai pada Senin (15/2) di Kantor BKA. Ia juga menjelaskan mengenai pencopotan keanggotaan mahasiswa yang dinilai hanya sebuah bentuk penegasan. “Aturan tertulis sih tidak ada, mungkin itu hanya penegasan” tambahnya.

Ia berpendapat bahwa Unpar sebagi lembaga pendidikan wajib mendidik mahasiswa dengan langkah-langkah yang tepat. Tindakan pencoretan keanggotaan mahasiswa dari UKM tersebut dinilai berlebihan dan terlalu ekstrem.Langkah-langkah seperti pembuatan kawasan merokok, dan tindakan-tindakan persuasif dinilai lebih efektif dan dapat diterima oleh mahasiswa.

Sebelumnya, Wakil Rektor III memutuskan untuk mencabut status keanggotaan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bagi mahasiswa yang kedapatan merokok di sekretariat UKM yang bersangkutan. Pencabutan status keanggotaan tersebut ditujukan sebagai sanksi tegas pihak rektorat terkait penegakkan peraturan merokok.

JAMIE WIJAYA | KRISTIANA DEVINA

Related posts

*

*

Top