Biro Sarana dan Prasarana Unpar: “Kualitas Air Disini Baik-Baik Saja”

STOPPRESS, UNPAR – Sabtu (29/10). Pihak Biro Sarana dan Prasarana Unpar (BSP) membantah isu miring mengenai adanya kebocoran pada septic tank di  gedung 9 dan 10 Unpar.

Belakangan ini beredar isu mengenai adanya kebocoran pada septic tank di gedung 9 dan 10 Unpar. Kebocoran ini menyebabkan penurunan kualitas air sehingga dianggap sebagai salah satu penyebar wabah hepatitis yang tengah menjangkiti warga pemukiman sekitar Unpar. Ketika dikonfirmasi oleh Stoppress pada Jumat (28/10) Bahono Budianto, salah satu pegawai BSP, mengatakan bahwa sistem sanitasi air di seluruh area kampus Unpar sejauh ini tidak mengalami berbagai bentuk kerusakan.

“Kebocoran yang ada memang didesain seperti demikian sehingga tidak ada yang perlu dipermasalahkan” tutur Bahono. Konstruksi atau bentuk dari septic tank memang dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat seperti ada kebocoran.

Sedangkan mengenai isu tentang penurunan kualitas air, Bahono menyatakan bahwa pihak Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Pemerintah Daerah Jawa Barat telah melakukan pengujian terhadap sampel air di seluruh wilayah kampus Unpar. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada tanda-tanda air telah tercemar oleh virus penyebar hepatitis.

“Kualitas air disini baik-baik saja. Apabila penyebaran wabah tersebut dilakukan melalui air, maka tidak hanya mahasiswa yang terjangkit, namun juga para pegawai kampus”. lanjut Bahono.

Selain itu Bahono juga menganjurkan agar para mahasiswa yang bermukim di wilayah sekitar Ciumbuleuit untuk berhati-hati dalam memilih tempat makan diluar area kampus. “Penyebaran hepatitis utamanya melalui alat makan yang tercemar, karena itu lebih baik membeli makanan yang dibungkus atau memasak sendiri di tempat tinggal”, ujar Bahono.

(Bajik Assora / Risa Efriani)

Related posts

*

*

Top