Bawono: “Kadang-Kadang Kita Harus Bersikap Otoriter”

STOPPRESS MP, UNPAR – “Belum ada obrolan dengan pihak manapun, kadang-kadang kita harus bersikap otoriter. Saya mencontoh Jokowi (Gubernur DKI Jakarta- red.), lihatlah Jokowi,” terang Bawono, Kepala BSP (Biro Sarana dan Prasarana) kepada MP. Pernyataan Bawono ini merujuk kepada belum adanya dialog dengan pihak-pihak terkait (mahasiswa, KKBM, satpam – red.) mengenai rencana pemindahan ritel depan KKBM (Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa) Unpar.

“Kalau dengan satpam, ya itu ga ada urusannya (dialog – red.). Mereka kan bawahannya kami, BSP,” terang Bawono saat ditemui di kantornya, Selasa (19/02/2013).

Bawono juga menambahkan, menurutnya inilah yang terbaik untuk kepentingan orang banyak. “Kita harus mendobrak status quo, pada satpam. Mereka seharusnya bekerja lebih giat lagi, sekarang terlalu nyaman Dengan digesernya pos satpam, kerja mereka bakal lebih baik lagi. Untuk kepentingan bersama.” katanya.

Mengenai KKBM, Bawono menyatakan bahwa ini akan menjadi tantangan baru dan hal yang baik bagi KKBM. “Ya itu tadi, sama-sama sudah nyaman. Kalau dipindahkan itu jadi tantangan baru kan? Lihat saja kalau orang cina berdagang, dipindahkan kemanapun bisa tetap sukses.”

“Lalu logisnya saja deh, tempat sudah disediakan (Balai Pengobatan Borromeus – red). Jadi menurut saya tak masalah, apalagi lokasinya dekat dengan tempat parkir. Itu akan menguntungkan mereka. Karena pasti makin ramai yang membeli,” tambah Bawono.

Meskipun begitu, Bawono mengatakan bahwa keputusannya ini masih bisa berubah. “ kalau memang yang bawah (mahasiswa – red) tidak setuju. Ya tidak jadi” katanya.

(Eky Alkautsar)