Bantuan UKM Korgala Kepada Korban Banjir Solo dan Bojonegoro

Solo dan Bojonegoro terkena banjir.  Korgala mengirim Tim yang membawa bantuan paket alat-alat tulis, sekaligus menyediakan pelayanan kesehatan cuma-cuma.

Akhir Desember lalu, Indonesia kembali tertimpa musibah dan bencana. Hampir setengah pulau Jawa tergenang oleh air akibat amukan sungai Bengawan Solo. Seluruh wilayah aliran dan anak cabang dari Bengawan Solo menjadi korbannya. Pada saat tanggap darurat tersebut Korps Tenaga Sukarela (Korgala) Unpar menggerakkan anggotanya untuk evakuasi sekaligus memberikan pelayanan kesehatan. Tim yang diberangkatkan pada tanggal 30 Desember 2007 ini bergerak di dua wilayah, yaitu Solo dan Bojonegoro. Hasil pemantauan tim Korgala mendapati bahwa banyak sekali anak-anak Sekolah Dasar korban banjir yang kehilangan alat tulis sehingga kegiatan belajar mengajar mereka menjadi terganggu.

Berdasarkan hasil pantauan tersebut maka disusunlah program peduli Banjir Solo dan Bojonegoro. Misi utama program tersebut adalah membantu anak-anak yang kehilangan alat tulis dengan mendistribusikan paket alat tulis, dan juga membantu para korban dengan menyediakan pelayanan kesehatan cuma-cuma.

Dalam kurun waktu dua minggu setelah kepulangan tim pemantau, tepatnya pada tanggal 20 Januari 2008, program pun dijalankan. 12 orang anggota Korgala, dibantu oleh seorang dokter, dikirim ke lokasi bencana.  Sebanyak 3388 paket alat tulis siap untuk disalurkan.  Paket alat-alat tulis didistribusikan ke tiga wilayah pusat, yaitu Solo, Sragen, dan Bojonegoro dengan 83 titik penyaluran.

Seorang pendeta dari gereja Baptis Gading memberitahukan bahwa didaerahnya, di bantaran Bengawan Solo,  bantuan berupa alat tulis sama sekali belum terjangkau. Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai bengawan Solo pada umumnya adalah masyarakat kurang mampu, untuk memulihkan aktifitas belajar mengajar pasca bencana merupakan hal yang sulit bagi mereka. Oleh karena itu bantuan berupa alat tulis sangat mereka harapkan dan butuhkan. Selain bantuan paket alat tulis, Bekerjasama dengan tim GKI Surabaya, Korgala juga mengadakan pelayanan kesehatan gratis di desa Ngablak Bojonegoro.

Program Peduli Banjir Solo dan Bojonegoro- distribusi paket alat tulis dan pelayanan kesehatan berakhir pada hari Sabtu 26 Januari 2008. Kehadiran tim Korgala disana membawa berkah bagi para korban disana. Kepulangan mereka disertai rasa keberhasilan yang besar dalam membantu saudara kita yang kesusahan. (Errand-korgala)

Related posts

*

*

Top