Bagi-bagi Sembako Mahasiswa Arsitektur 2009

STOPPRESS, UNPAR – Sabtu (29/10). Sebanyak 130 mahasiswa jurusan Arsitektur angkatan 2009 pada Jumat (28/10) menghadiri acara “Bagi Sembako” yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur bertempat di selasar Arsitektur.

Tidak seperti yang mungkin dipikirkan sebagian besar kalangan bahwa acara ini merupakan acara pemberian bantuan berupa sembako. Dalam acara Bagi Sembako ini, yang dimaksud sebagai“sembako” adalah atribut jaket berwarna ungu, yang dibagikan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur kepada mahasiswa Arsitektur angkatan 2009.

“Kami sekedar bagi-bagi “sembako” ke teman-teman angkatan 2009, kami ingin membangun momen untuk angkatan kami”, tutur Cokorda Gde Aditya (20), selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Arsitektur, sekaligus ketua pelaksana Bagi Sembako.

Ungu merupakan warna yang dipilih untuk mewakili ciri khas mahasiswa Arsitektur angkatan 2009. Geusan Fachreza (19), salah satu mahasiswa arsitektur yang hadir mengatakan, ”Angkatan kami dikenal santai, namun serius dan pekerja keras ketika suatu pekerjaan datang untuk diselesaikan, dan warna ungu kami anggap sangat mewakilkan esensi ini”.

Atribut jaket angkatan memang telah menjadi sebuah tradisi bagi para mahasiswa Arsitektur. Namun, Bagi Sembako merupakan tradisi pembagian atribut yang baru pertama kali dilaksanakan oleh mahasiswa Arsitektur.

(Shafira Ayunindya / Risa Efriani)

Related posts

*

*

Top