Awali Kiprah PKM, UNPAR Lakukan Coaching untuk 98 Proposal

Ristek DIKTI Ristek DIKTI

STOPPRESS, MP UNPAR – Sebagai pemain baru dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Unpar akan mengajukan sebanyak 98 proposal. Untuk mendukung kelancaran pengajuan proposal PKM, Unpar juga telah mengadakan coaching (pelatihan) bagi para mahasiswa peserta proposal PKM. Pelatihan itu juga langsung dihadiri oleh reviewer (Pengulas) dari Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (DIKTI).

“Kita akan mengajukan sebanyak 98 proposal karena baru saja ada yang menambahkan satu proposal lagi bagi Unpar,” ujar Matheus Setiyanto selaku kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) ketika ditemui di ruangannya pada Senin pagi (24/10).

Baca Juga : (Wakil Rektor Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan Optimis Target Proposal PKM September Tercapai)

Selain itu, Yanto pun mengaku bahwa PKM merupakan salah satu agenda utama rektorat yang diberikan kepada dirinya ketika pertama kali menjabat sebagai ketua BKA. “Pengulas yang melakukan pelatihan kemarin sangat menyayangkan belum dikenalnya PKM dengan baik karena mahasiswa-mahasiswa Unpar dinilai berprestasi dan kreatif,” ucap Yanto.

Di dalam acara tersebut, pengulas memberitahukan macam-macam PKM, dan perbedaan-perbedaan antar PKM. Selain itu, beberapa proposal mahasiswa Unpar yang sedang dalam proses pengajuan juga diulas dalam sesi itu.

“Waktunya memang sudah mepet, maka dari itu saya langsung meminta pengulas untuk langsung memberikan pengarahan kepada anak-anak,” ujar Yanto. Ia juga menghimbau para kelompok peserta proposal PKM untuk segera meng-upload proposal mereka di akhir minggu ini walaupun tenggat akhir DIKTI adalah 10 November 2016.

Baca juga : (Ini Penyebab Nilai 0 Kegiatan Mahasiswa Unpar)

Pelatihan PKM diselenggarakan pada Sabtu (22/10) lalu di ruangan 10316. PKM adalah program DIKTI yang ditujukan untuk memicu mahasiswa untuk menuangkan ide-ide kreatif ke dalam bentuk proposal-proposal.

Selanjutnya, proposal itu akan dilombakan dengan seluruh proposal dari berbagai universitas di Indonesia untuk mendapatkan hibah pendanaan terhadap ide-ide kreatif mereka tersebut.

TANYA LEE

Related posts

*

*

Top