Arsitektur dan Sipil akan Lanjutkan Program Bhakti Ganva yang Sempat Tertunda

STOPPRESS MP, UNPAR – Pergantian kepengurusan dalam organisasi himpunan mahasiswa program studi Teknik Arsitektur dan Teknik Sipil sempat membuat kejelasan beberapa program kerja yang belum sempat terlaksana menjadi kabur, salah satunya acara Bhakti Ganva.

Program Bhakti Ganva merupakan program pembinaan desa di wilayah hulu sungai Cikapundung demi mengembangkan program kerjasama Maksimalisasi Pengolahan Limbah, atau dikenal dengan nama Maxpell. Acara yang diprakarsai oleh divisi pengabdian masyarakat Himpunan Mahasiswa Teknik Arsitektur (HMTA) ini menjadi tertunda walaupun direncanakan akan dilangsungkan pada semester genap kemarin. Namun, pihak pengurus baru HMTA menjelaskan bahwa mereka akan tetap melanjutkan program hasil kerjasama dengan pihak Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) tersebut.

“Semester genap kemaren tuh sempat mau dilaksanakan, cuma gak sempat.” Adriel, ketua HMTA yang baru, menjelaskan dalam wawancara bersama MP. “Sejak dulu sudah ada harapan untuk mengadakan acara tingkat fakultas, apalagi dari tingkat jurusan sudah mendapat support“, lanjut mahasiswa angkatan 2010 ini menerangkan. Sebelumnya, telah diadakan diklat tingkat jurusan yang mengundang pengurus inti dari masing-masing pengurus himpunan. Dari diklat tersebut Dipastikan bahwa acara yang dalam bahasa Sansekerta tersebut bermakna “Bakti Desa” itu akan dilaksanakan pada semester depan. “Nanti yang mau kita rembukin adalah program kerja selanjutnya dengan himpunan Teknik Sipil”, kata Adriel menutup pembicaraan.

Di sisi lain, pihak pengurus HMTS juga mengakui kepastian pelaksanaan acara Bhakti Ganva, namun belum mendapat kejelasan dari pihak HMTA mengenai kerjasama penyelenggaraannya. Ditemui di ruang sekretariat himpunan, Andrianto Hartono, ketua himpunan teknik sipil menjelaskan bahwa program Bahkti Ganva menjadi acara utama untuk dilaksanakan pada semester depan. “Mengenai kejelasan dengan pihak teknik arsitektur, kami masih menunggu informasi lebih lanjut”, terang mahasiswa angkatan 2010 tersebut.
(Bajik Assora)

Related posts

*

*

Top