Arief Sidharta, Sosok yang Menjawab Melalui Buku

Prof. Arief Sidharta (alm.) selama masa aktifnya di Unpar. /Dok. MP Prof. Arief Sidharta (alm.) selama masa aktifnya di Unpar. /Dok. MP

STOPPRESS MP, UNPAR – Arief Sidharta merupakan sosok guru yang tidak banyak bicara. Dalam diskusi bersama dosen apabila belum menemukan kesimpulan, ia sering memberikan bahan bacaan terkait diskusi tersebut.

“Beliau sering berkunjung ke kantor para dosen dan mendiskusikan suatu topik, namun beliau lebih sering mendengar. Biasanya beliau akan datang keesokan harinya dan membawa bahan bacaan mengenai topik diskusi tersebut,” kata Budi Prastowo selaku dosen tetap Fakultas Hukum pada saat memberikan kata sambutan di acara penghormatan terakhir untuk Arief Sidharta, Kamis (26/11) pagi di Lobby Rektorat.

Sosok guru itu tidak hanya memberikan buku kepada dosen senior, namun juga kepada para dosen muda. “Setiap kali beliau menulis karya ilmiah, beliau selalu membuat beberapa salinan dan memberikannya kepada semua dosen termasuk para dosen muda,” tambahnya.

Wurianalya Maria, yang biasa disapa Nalya, salah seorang dosen muda di Fakultas Hukum, menuliskan dalam akun LINE pengalamannya diberikan buku sesaat sebelum kepergian Arief Sidharta. Dalam akunnya ia menuliskan bahwa Arief Sidharta menghampirinya di kantor dan mengajaknya ke kantor Arief Sidharta untuk diberikan buku yang berjudul Refleksi Tentang Hukum. “Kemudian bapak menyerahkan sebuah buku karangannya tersebut sambil berkata ‘dibaca ya’ ”. Nalya mengakui bahwa ia sangat senang diberi hadiah buku, karena menurutnya buku ketika dibaca akan menambah pengetahuan yang dapat dibawa seumur hidup.

Acara Penghormatan Terakhir Prof. B. Arief Sidharta dilaksanakan pada Kamis (26/11) di Lobby Rektorat. Acara dihadiri oleh jajaran rektorat, yayasan, dosen, karyawan, mahasiswa, alumni dan orang-orang yang mengenal Arief Sidharta semasa hidupnya.

KRISTIANA DEVINA

Related posts

*

*

Top