Apa Kabar Persiapan Pemilihan Umum PM UNPAR?

PUPM-2016 dok. Unpar.ac.id PUPM-2016 dok. Unpar.ac.id

STOPPRESS MP, UNPAR –Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (PUPM Unpar) sebagai momen regenerasi kepengurusan PM Unpar akan segera dimulai. Sebagai kegiatan yang juga menjaga pelaksanaan demokrasi dalam kegiatan kemahasiswaan ini perlu bagi kita untuk mengetahui bagaimana persiapan dari kegiatan ini.

“Sebenernya pengen benar-benar independen ketika ada pemisahan langsung antara pelaksana PUPM dari PM Unpar. Akan tetapi konsep tersebut belum rampung sedangkan di sisi lain kita dihadapkan pada deadline pemilu,” ujar Jessica Adidarma selaku ketua MPM Unpar.

Ia juga menjelaskan bahwa pada konsep semi independen ini MPM menjadi supervisi dalam pelaksanaan PUPM. Pengurus inti dari Komisi Pemilihan Umum Persatuan Mahasiswa Unpar (KPU-PM Unpar) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merupakan anggota MPM sedangkan untuk staf diisi oleh mahasiswa/i yang telah melewati tahapan pendaftaran dan seleksi.

“Tujuan dari kedua hal ini adalah agar dalam pelaksanaan PUPM, kedua lembaga ini memiliki arah yang jelas. Juga lebih memahami peraturan yang ada, tetapi tetap menjunjung tinggi asas jujur dan terbuka dalam pelaksanaan PUPM,” lanjut Jessica.

Mengenai pemilihan Ketua KPU-PM Unpar dan Koordinator Bawaslu, Jessica menjelaskan bahwa Calon Ketua KPU- PM Unpar dan Koordinator Bawaslu diawali dengan pengajuan diri dari para anggota MPM yang bersedia. Kemudian diberikan kesempatan untuk memaparkan konsep yang ingin dibawa. Pada akhirnya, kedua calon pun terpilih melalui mekanisme Musyawarah dan Mufakat yang dilaksanakan oleh MPM. Pemilihan itu menghasilkan Neilshan Loedy (FTIS 2014) selaku ketua KPU-PM Unpar dan Mellisa Dyanthinnie (FTI 2014) selaku ketua Bawaslu

Ditempat terpisah pada Rabu (01/02), Ketua KPU-PM Unpar, Neilshan Loedy menyampaikan beberapa persiapan dari PUPM Unpar. “Sejauh ini Persiapan yang sudah kami lakukan mengenai PUPM ini adalah mengesahkan beberapa peraturan sebagai dasar hukum,” ucap Neilshan.

Beberapa peraturan itu antara lain Ketetapan No.10 MPM mengenai PUPM itu sendiri yang disahkan pada Rabu (01/02) lalu, dan Ketetapan No.11 MPM mengenai kepanitiaan dari PUPM. Selain itu Neilshan juga menambahkan bahwa akan ada peraturan-peraturan lainnya sebagai peraturan pelaksana untuk beberapa mata acara dalam rangkaian kegiatan PUPM.

“Kami sudah mengadakan open recruitment untuk panitia dari kegiatan PUPM ini, dan hari ini akan dilaksanakan rapat PUPM secara skala besar, setelah itu kami akan mulai bekerja untuk setiap mata acaranya,” ujar Neilshan.

Perihal sosialisasi, kegiatan ini sendiri sudah disosialisasikan melalui ketua himpunan dari masing-masing program studi. Kemudian untuk sosialisasi mengenai PUPM Unpar itu sendiri akan disosialisasikan dalam jangka waktu 7-14 Februari 2016 di setiap fakultas. Sosialisasi itu rencananya mencakup timeline, deadline, dan rangkaian acara dari kegiatan PUPM Unpar ini.

LUCKY REZA ANDRIAN, JONATHAN SIHALOHO | VINCENT FABIAN

Related posts

*

*

Top