Animo Peserta Seminar Pada Acara International Affairs Week 2012 Terbilang Tinggi

STOPPRESS MP, UNPAR – Meski baru satu hari diselenggarakan, animo peserta seminar pada acara IAW (International Affairs Week) 2012 terbilang tinggi.

Hal ini diakui oleh Kreeshna Siagian, ketua penyelenggara IAW 2012. Pihaknya tidak menduga adanya peserta seminar lain diluar mahasiswa Unpar. “Kita sebelumnya tidak berharap adanya peserta dari luar, namun ternyata ada peserta lain seperti dari Mulawarman (Universitas Mulawarman – red.), Unpad, UGM, President University, hingga Kamboja,” terangnya. Ia pun berharap adanya kesuksesan hingga akhir acara.

Besarnya animo peserta seminar lebih dikarenakan keingintahuan akan situasi terkini ASEAN terutama menghadapi tahun 2015. Jelang Ramadhan, salah satu mahasiswa HI Unpar angkatan 2010 yang mengikuti seminar, menjelaskan bahwa secara individu yang mewakili masyarakat, dirinya membutuhkan informasi lebih jauh mengenai perkembangan pembentukan Komunitas ASEAN. “Bahwa ASEAN kan akan menuju Komunitas, kira-kira yang akan kita dapatkan mengenai ASEAN, terutama dalam prespektif civil society, jadi kita butuh untuk lebih tahu”, jelasnya. Menurutnya, persiapan Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya terbilang sulit, apalagi jika menggunakan perbandingan dengan masyarakat Uni Eropa.

Pada acara seminar tersebut, pihak panitia IAW 2012 mengundang beberapa pembicara dari perwakilan Kemenlu RI serta ASEAN seperti Duta Besar Hazairin Pohan (Kepala Pusdiklat Kemenlu RI), Andre Marentek (Direktur Kerjasama Fungsional ASEAN), serta Makarim Wibisono (Direktur Eksekutif ASEAN Foundation).

Acara bertajuk IAW 2012 yang bertemakan “The Role of International Relations Students in the ASEAN Community Building” ini diadakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) Unpar. Acara yang berlangsung tiga hari dari hari Senin 30 April 2012 hingga Rabu 2 Mei 2012 tersebut terbagi atas seminar bersama Kementrian Luar Negeri RI dengan tema serupa serta lomba debat antar mahasiswa selama dua hari.

(Bajik Asora)

*

*

Top