Aksi PM Unpar: Rezim Jokowi-JK Memelihara Mafia Oligarki

Pricilla Justian saat aksi memperingati 17 Tahun Reformasi dan hari Kebangkitan Nasional di halaman Gedung Sate, Kamis (21/5). dok. MP

MP, BANDUNG – Memperingati 17 tahun reformasi Persatuan Mahasiswa (PM) Unpar melakukan aksi damai. Aksi ini sebagai bentuk kritik terhadap pemerintahan Jokowi-JK. Salah satu poin yang disampaikan adalah pemeritah saat ini dianggap  hanya mampu melahirkan rezim yang memelihara mafia oligarki. Aksi berlangsung pada Kamis (21/05) di halaman Gedung Sate.

“Oligarki politik justru tumbuh subur,” ujar Pricilla Justian (Manajemen 2011) selaku Presiden Mahasiswa Unpar saat membacakan pernyataan sikap. Kelompok elit politik yang berkuasa dianggap lebih berlomba-lomba mencapai tujuan pragmatisnya. (Pernyataan Sikap Persatuan Mahasiswa Unpar Memperingati 17 Tahun Reformasi)

Ia juga mengatakan bahwa wibawa negara menurun karena politik oligarkis yang semakin menguat sehingga menjadikan pemerintahan yang inkompeten. “Perekonomian pun melambat serta mengancam krisis, sistem hukum dan birokrasi bobrok,” ucap Cilla.

PM Unpar juga menganggap pemerintah Jokowi-JK terus menerus menunjukan kinerja yang buruk mengawal agenda publik. “Rezim pemerintahan Jokowi lahir dengan pengharapan dari masyarakat  yang ternyata tidak dapat memperbaiki keadaan bahkan membawa keterpurukan yang lebih dalam,” kata Cilla. (PM Unpar: 5 Tantangan Utama Pemerintahan Jokowi-JK)

Sementara itu, Mulyono selaku penanggung jawab Yayasan Penelitian Korban Pembunuhan 1965/1966 (YPKP 65) Jawa Barat yang hadir pada saat aksi berharap peringatan 17 tahun reformasi ini tidak hanya diperingati dan dirayakan. “Tapi dimaknai sebagai kebangkitan yang sesungguhnya,” ucapnya. Mulyono yang juga sempat mengikuti aksi pada tahun 1965 mengatakan bahwa mahasiswa pada masa ini sudah terpecah belah. “Kalau dulu kekuatan-kekuatan dan elemen-elemen dari kelompok politik dan mahasiswa bersatu padu,” katanya.

Acara yang juga dilaksanakan dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam dari pukul 17.00 WIB. Aksi damai tersebut diisi dengan orasi, pembacaan puisi dan teatrikal oleh Kamisan Bandung.

KRISTIANA DEVINA

(Video: Aksi Persatuan Mahasiswa Unpar Memperingati 17 Tahun Reformasi)

 

Related posts

*

*

Top