Acara Penutupan INTREX 2012 Sebagai Apresiasi Terhadap Budaya

STOPPRESS MP, UNPAR – “Kita pengen adanya apresiasi terhadap budaya, makanya dalam acara penutupan ini ada penampilan musik dan tarian. Karena musik dan tari tuh salah satu bentuk dari budaya juga,” ujar I Gusti Bagus, mahasiswa Unpar Jurusan Ilmu Hubungan Internasional yang juga menjadi Koordinator Divisi Acara INTREX 2012.

Tepat hari Jumat (11/5) pukul 18.30 WIB closing ceremony acara INTREX 2012 dibuka dengan penampilan sebuah band bernama Wave and The Cincinati dengan membawakan lagu Waiting In Vain yang dipopulerkan oleh Bob Marley tersebut. Beberapa penonton yang juga merupakan panitia INTREX mulai beramai-ramai menuju venue untuk menyaksikan acara penutupan ini.

Selain Wave and The Cincinati, adapun beberapa band-band menarik lainnya yang mewarnai malam penutupan INTREX tersebut. Antara lain adalah Blue Lagoon, D’SAS, Fijinouva, Grace Sehertian, dan Hollywood Nobody.

Namun ada satu penampilan yang menarik dari sebuah grup tari tradisional bernama The Gigolos yang juga meramaikan acara. Mereka merupakan kumpulan dari belasan laki-laki yang memainkan tarian saman dengan gaya mereka sendiri. Mulai dari sinilah penonton mulai memadati venue untuk melihat penampilan mereka yang unik.

Semakin malam venue terlihat semakin ramai. Berbeda dengan pada saat acara penutupan ini dimulai, sangat sedikit pengunjung yang datang. “Mungkin karena masih baru, dan jamnya masih pagi, tapi kalo diliat dari flow-nya makin malem makin rame,” tambah I Gusti Bagus.

Penutupan acara INTREX 2012 ini ditutup dengan penampilan dari Guest Star. Grace Sehertian maupun Hollywood Nobody sukses meramaikan penutupan acara INTREX 2012.

(Harish Alfarizi)

*

*

Top