LKM dan MPM Ajukan Diri Awasi Mahasiswa yang Merokok

Unpar Bebas dari Rokok / dok. PM Unpar Unpar Bebas dari Rokok / dok. PM Unpar

STOPPRESS MP, UNPARLembaga Kepresidenan Mahasiswa (LKM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) terlibat dalam satgas pengamanan anti rokok Unpar. Anisa Ira Fadhila (Manajemen 2013) dan Jessica Adidarma (Hukum 2013) selaku perwakilan LKM dan MPM  menawarkan diri membantu upaya tersebut. Hal itu disampaikan oleh Matheus Setiyanto saat diwawancarai di ruangannya gedung Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) pada Jumat (12/8) lalu.

Matheus pun menjelaskan bahwa hal itu sebenarnya merupakan keinginan mereka sendiri. “Kami (red. LKM dan MPM) boleh dilibatkan pak,” ucapnya menirukan.  Ia pun mengapresiasi dan menyambut baik hal tersebut. “Saya bilang itu bagus banget, kalau presidennya ngomong kayak gitu,” ucap Martheus.

Ia pun menganggap sebagai mahasiswa “terpilih”, LKM dan MPM tentu harus menjadi role model yang positif. Maksudnya, yang paling depan membantu  Unpar bebas dari rokok.

Inspeksi dilakukan oleh satgas dari universitas, namun sampai saat ini LKM dan MPM mengaku belum pernah melakukan patrol anti rokok di Unpar. “Aku ga tau itu (red. patroli rokok dari LKM dan MPM) jadi atau engga, sampai sekarang belum. Itu masih cita-cita gitu,” jelas Ira.

Selain itu, Martehus juga menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) rektor yang turun sejak 2014 tentang kawasan Unpar bebas rokok ini tidak bisa diganggu gugat. Ketika sempat tidak berjalan dengan baik, ia beranggapan sekarang harus mulai ditegakkan lagi. Bagi karyawan berlaku sanksi penundaan gaji dan bagi mahasiswa berlaku sanksi akademik.

Namun, bagi pekerja bangunan yang berasal dari luar Unpar, aturan itu masih nampak longgar. “Kalo pekerja bangunan itu kan dari luar. Kalau (red. perokok) dari luar kita gak bisa maksain, asal jangan terbuka aja ya,” ucap Martehus.

Meskipun demikian, menurut Ira, ia melihat orang-orang yang merokok di dalam kampus Unpar sudah sangat berkurang. “Sudah bisa menghargai peraturan, dan bisa menempatkan diri di mana harus merokok,” ucapnya.

ARYA MAHAKURNIA

Related posts

*

*

Top