Mahasiswa Sebagai Agent of Social Change

STOPPRESS MP, UNPAR – Mahasiswa sebagai agent of social change diutarakan oleh para akademisi pada workshop dan seminar nasional “Hentikan Kekerasan di Papua Menuju Dialog Jakarta – Papua” pada hari Jumat, 9 Desember 2011.

“Mahasiswa adalah bagian dari komunitas akademik, mereka harus dilatih untuk terlibat memikirkan secara analitis persoalan-persoalan yang terjadi dalam masyarakat termasuk konflik Papua,” tutur Edwin Martua Bangun Tambunan, S.IP., M.Si., salah satu dosen HI dari Universitas Pelita Harapan dan juga pembicara dalam seminar nasional

Edwin juga menambahkan bahwa pada masa mendatang mahasiswa akan bisa mengambil bagian untuk turut serta membangun proses penyelesaian seperti pada masalah papua, “Itu adalah peran mahasiswa sebagai agent of social change,” tuturnya.

Pada seminar yang diadakan di ruangan audio visual FISIP UNPAR ini, mahasiswa yang datang  cukup banyak dan terlihat antusias dalam mengikuti sesi-sesi yang diadakan.

“Saya sebagai mahasiswa bisa mengetahui apa sebenarnya yang menjadi keinginan rakyat papua, dan saya juga mendapat hal positif dari seminar ini, seperti belajar bagaimana memproses penyelesaian konflik melalui dialog seperti dalam konflik Papua,” ungkap Gerardy Gerananda, mahasiswa HI angkatan 2008 yang juga hadir dalam seminar itu.

(Shafira Ayunindya / Eky Alkautsar)

Related posts

*

*

Top