12 Calon Bertarung Dalam Pemilihan Rektor Unpar

STOPPRESS – Sebanyak 12 orang akan bertarung dalam Pemilihan Rektor Unpar Bandung periode 2011-2016.

Hal itu disampaikan oleh anggota Panitia Seleksi Calon Rektor (PSCR) Unpar Bandung, Romo Leo Samosir, “Ada 12 orang, pendaftaran bakal calon rektor (Bacarek) Unpar telah ditutup secara resmi pada hari  Senin (17/01),” katanya ketika ditemui Jumat (4/02 ) di Fakultas Filsafat Unpar.

Dari 14 bacarek yang mengambil berkas formulir pendaftaran terdapat dua orang bacarek yang  tidak memenuhi data administratif seperti yang disyaratkan, “Otomatis dia dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti proses seleksi calon rektor untuk langkah berikutnya,” tambahnya. Kedua calon yang dinyatakan gagal dalam penyaringan pertama berasal dari lingkungan luar Unpar.

12 orang bacarek Universitas Katolik Parahyangan Masa Jabatan 2011 – 2015 sesuai dengan Keputusan Pengurus Yayasan Universitas Katolik Parahyangan No. II/2011-01/03-SK tentang Penetapan Bakal Calon Rektor Universitas Katolik Parahyangan Masa Jabatan 2011 – 2015 adalah : Antonius Suhartomo, Apollo Daito, F. Sarwono Hardjomuljadi, Lily Sudhartio, Liona Nanang Supriatna, Miryam Bellina L.S.K Wijaya, Paulus Herman Wilianto Hogiono, Paulus Sukapto, Pius Sugeng Prasetyo, Robertus Wahyudi Triweko, Sapto J. Poerwowidagdo, dan Ulber Silalahi.

12 orang bacarek yang ada akan mengikuti proses seleksi berikutnya yaitu uji verifikasi oleh Senat Unpar pada 01 Februari – 15 Maret 2011. Dari 12 bacarek tersebut akan diseleksi menjadi 3 – 5 calon rektor Unpar.

“Setelah seleksi berikutnya oleh Senat Unpar, maka Panitia Pemilihan dan Penetapan Rektor Universitas Katolik Parahyangan Masa Jabatan 2011 – 2015 akan mengadakan pertemuan antara calon rektor dengan civitas Unpar dari 15 Maret – 15 Juni 2011, kemungkinan akan diadakan debat terbuka calon rektor Unpar  seperti pemilihan sebelumnya. Tapi tidak menutup kemungkinan ada agenda lain, kami masih memikirkan seperti apa nantinya, bisa juga berupa kampanye,” ujar Romo Leo Samosir.

“Uji verifikasi adalah penilaian terhadap kertas posisi yang diberikan oleh Senat Unpar serta kesesuaian bacarek dengan persyaratan dan kriteria yang telah ditetapkan dengan cara wawancara tatap muka,” lanjutnya.

(Risa Efriani)

Related posts

6 Comments

  1. Pingback: Tweets that mention Media Parahyangan » 12 Calon Bertarung Dalam Pemilihan Rektor Unpar -- Topsy.com

  2. earth said:

    mohon teliti lebih dalam riwayat hidup apollo daito. orangnya mungkin pintar, tapi rekam jejak karirnya tidak begitu baik. dia sudah terdaftar di sebuah universitas negeri di papua, tetapi ditinggal untuk mengabdi di sebuah universitas swasta berbasis komputer di jakarta. pada saat yang sama, ia juga terdaftar sebagai dosen tetap di sebuah universitas swasta lain ternama di jakarta. universitas komputer inipun ia tinggal ketika pihak yayasan mulai mendapatkan bukti ‘kejahatan’nya. tapi, gosipnya, ia juga melakukan ‘kejahatan’ lain di homebase-nya tersebut.
    jangan sampai orang yang kurang bertanggung jawab terpilih untuk memimpin unpar karena akan merusak nama baik dan prestasi almamater saya ini.

  3. Bagas Yoga Swara said:

    kita mendukung calon yang jujur, berani, tegas dan komunkatif. usia saya pikir juga harus diperhitungkan sebagai bagian dari semangat alih generasi. tokoh muda harus dipertimbangkan lebih. saya dukung Pius Sugeng prasetyo.

  4. Shella said:

    beroda aja semoga jgan suka mengadili orang lain, dan yakinlah Tuhan pasti tahu yang paling baik bagi kita semua

  5. FX Suwarjono said:

    Siapapun pimpinan nya hasil akhirnya adalah terjadilah rencana Tuhan,,, jangan menuduh orang dll tanpa bukti yang cukup dan baik,, biarkan senat, yayasan, dan tuhan yang terlibat dan punya hak untuk itu,,,,

  6. dps said:

    Pak Apollo orang yang baik. Itu menurut saya, dan saya yakin.

*

*

Top